Contoh Komunikasi Tulisan, Imbuhan Dan Teknik Penulisannya
Komunikasi tulisan
Komunikasi tulisan adalah suatu proses penyampaian
pesan komunikasi dengan menggunakan kata-kata dalam bentuk tulisan. Komunikasi
tertulis dilakukan baik antara individu dan bagian dalam struktur organisasi
perusahaan maupun dengan pihak ketiga. Menurut Bovee dan Thill (1989) dalam
penyampaian pesan secara tertulis, mempunyai keuntungan yang sangat besar
yaitu:
a)
Adanya peluang untuk mengontrol pesan.
b)
Isi pesan yang disampaikan dapat memuat informasi yang sangat kompleks dan memerlukan
uraian sangat detail, dan mudah di pahami.
c)
Pesan yang disampaikan dapat didokumentasikan, sehingga dapat dimanfaatkan
untuk rujukan pada masa mendatang.
d)
Pesan dapat disebarkan secara luas, ketika seseorang yang ingin dijangkau
sangat besar dan terpisah secara geografis.
Komunikasi tertulis dapat dipilih
bilamana
dalam
komunikasi tertulis ada beberapa pilihan yang dapat dipilih jika memenuhi
beberapa syarat berikut:
1.
Pesan atau subjek yang ingin disampaikan cukup banyak dan komplek; perlu
penjelasan panjang lebar suatu teknis; perlu visualisasi pesan dalam bentuk
angka-angka, grafik, gambar, data statistik.
2.
Penerima pesan terpisah jarak jauh dengan pemberi pesan.
3.
Memerlukan laporan, data atau dokumen tertulis untuk arsip.
4.
Tidak dibutuhkan tanggapan cepat dari penerima pesan.
Komunikasi tulisan adalah komunikasi yang dilaksanakan
dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk menyampaikan berita yang sifatnya
singkat, jelas dan penting dengan
maksud-maksud tertentu. Contoh- contoh komunikasi tulisan ini antara lain:
·
Blangko-blangko,
yang dipergunakan untuk mengirimkan berita dalam suatu daftar.
·
Naskah, yang
biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat
komplek
·
Spanduk, yang
biasa dipergunakan untuk menyampaikan informasi kepada banyak orang.
Imbuhan
Pengertian Imbuhan
Imbuhan atau Afiks adalah bunyi yang ditambahkan pada
awal, akhir maupun tengah kata atau gabungan diantara tiga imbuhan tersebut
untuk membentuk kata baru yang artinya berhubungan dengan kata pertama.Kata
berimbuhan adalah kata yang telah mengalami proses pengimbuhan atau (afiksasi).
Imbuhan atau afiksasi adalah morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasar
untuk membentuk kata. Hasil dari pengimbuhan tersebut disebut kata berimbuhan
atau kata turunan.
Fungsi Imbuhan
Penggunaan
imbuhan bisa mengubah kelas kata.
Misalnya, kata benda jika diberi imbuhan bisa menjadi kata kerja, kata
sifat, atau kata lainnya begitu juga sebaliknya. Contohnya seperti: batu
(benda) > membatu (sifat). Fungsi imbuhan, diantaranya yaitu:
·
Membentuk kata
benda, yaitu pen-, pe-, per-, ke-, -isme, -wan, -sasi, -tas, peN-an, pe-an, per-an,
dan ke-an. Contohnya pekerja, wisatawan dan lain sebagainya.
·
Membentuk kata
kerja, yaitu me-, ber-, per-, ter-, di, -kan, ter-kan dan di-i. Contohnya
melaju, berjalan, dituduh, menunggangi dan lain sebagainya.
·
Membentuk kata
sifat, yaitu –I, -wi, -iah dan –is. Contohnya ilmiah, agamis, manusiawi dan
lain sebagainya.
·
Membentuk kata
bilangan yaitu se- dan ke-. Contohnya sepuluh dan ketiga.
·
Membentuk kata
keterangan, yaitu se-nya, -nya, -an, Contohnya: contohnya, kuda-kudaan,
sebenar-benarnya dan lain sebagainya.
Teknik Penulisan
Menulis
adalah salah satu sarana dalam menyampaikan ide, pendapat, gagasan atau saran
dalam bentuk rangkaian kata dan kalimat. Menulis juga merupakan proses produksi
untuk menghasilkan sebuah karya yang bersumber dari pikiran. Terdapat
teknik-teknik dalam menulis yang perlu
dikuasai untuk membuat tulisan yaitu :
1 .Jenis tulisan
2. Pertimbangan pembaca
3 .Orientasi publik
4. Tentukan tema dan ide tulisan
5 .Pengembangan ide
6. Unsur tulisan
7. Gaya tulisan
8. Ejaan
yang disesuikan
9. Melakukan penyuntingan
Komentar
Posting Komentar